DRAGONFLY MENDAPAT PROTES DARI PEKERJA GOOGLE SENDIRI

DRAGONFLY MENDAPAT PROTES DARI PEKERJA GOOGLE SENDIRI

2 Des 2018

GOOGLE saat ini berencana meluncurkan produk pencarian internet yang sesuai dengan hasrat pemerintah Cina terutama terkait Hak Asasi dan juga terkait investigasi khusus yang menjadi perhatian pemerintah Cina.

Produk pencarian ini disebut dengan kode Dragonfly dimana pembuatan produknya sudah dimulai dari sekitar akhir musim semi tahun 2017 (sekitar Juni atau Juli 2017).

GOOGLE IS PLANNING to launch a censored version of its search engine in China that will blacklist websites and search terms about human rights, democracy, religion, and peaceful protest, The Intercept can reveal.

The project – code-named Dragonfly – has been underway since spring of last year, and accelerated following a December 2017 meeting between Google’s CEO Sundar Pichai and a top Chinese government official, according to internal Google documents and people familiar with the plans.

Pembahasan produk ini sudah dimulai dengan  serius sesudah pertemuan antara CEO Google dengan pemerintah Cina di akhir tahun 2017.


Saat ini tidak semua orang di Cina dapat menggunakan Google karena tertutup oleh firewall bernama great wall.

Untuk kedepannya, Dragonfly nantinya akan memfilter banyak hal agar tayangan internet terbebas dari isu sexual, kebebasan berbicara dan juga sebagai contoh terbebas dari gerakan anti pemerintah seperti gerakan sejenis Tiananmen Square massacre.

Pembuatan produk Dragonfly ini sendiri mendapat kecaman dari pekerja Google sendiri dan mereka meminta agar ada pihak (terutama Amnesty International) bersedia membantu untuk mencegah Google melanjutkan Dragonfly.

Protes ini menurut gosip sebelumnya hanya berputar di dalam dokumentasi dan di dalam pembicaraan di dalam kantor Google sendiri dan tidak bocor keluar, sebuah posting di Medium membocorkan isu ini menjadi isu terbuka sehingga kita juga bisa dapat membaca himbauan tersebut.

Tercatat ada sektiar 20 ribu pekerja Google secara khusus merasa keberatan dengan pembuatan Dragonfly ini.

Para pekerja ini menyebutkan bahwa Google terlalu besar kekuatan (dan pengaruhnya) jika harus melakukan sesuatu yang terkontrol dan dengan tujuan khusus.


We are Google employees. Google must drop Dragonfly.
We are Google employees and we join Amnesty International in calling on Google to cancel project Dragonfly, Google’s effort to create a censored search engine for the Chinese market that enables state surveillance.

We are among thousands of employees who have raised our voices for months. International human rights organizations and investigative reporters have also sounded the alarm, emphasizing serious human rights concerns and repeatedly calling on Google to cancel the project. So far, our leadership’s response has been unsatisfactory.

Our opposition to Dragonfly is not about China: we object to technologies that aid the powerful in oppressing the vulnerable, wherever they may be.