NILA SETITIK DARI 26 SUKSES SPACEX

NILA SETITIK DARI 26 SUKSES SPACEX

6 Des 2018

SPACEX sangat fenomenal berhasil membuat industri antariksa berubah dari industri yang terkenal sangat mahal menjadi industri yang cukup diterima biayanya, mungkin SpaceX berhasil membuat industri luar angkasa menjadi cukup murah.


Elon Musk juga cukup kaget dengan kegagalan stabilisasi oleh mesin roket sehingga perlu kapal tambahan untuk mengambil roket tersebut.


Dalam peluncuran tepatnya pendaratan terakhir yang dilakukan oleh Falcon 9, seorang reporter memberikan komentar dengan kaget bahwa roket terlihat berputar terlalu banyak (oh my goodness,.... it is rolling a lots.... it's pretty sideway,.... no,... oooooo) cukup dramatis dan memang sangat aneh jika kita lihat catatan sebelumnya.


SpaceX berhasil dengan peluncuran daur ulang perangkat roket dan booster sebanyak 26 kali bisa disebut tanpa cela. Baru peluncuran atau tepatnya pendaratan yang terakhir hari ini 6 Desember yang memperlihatkan kinerja yang berbeda.

Roket mendarat pulang ke pangkalan dan memperlihatkan respon sedikit terlambat dan tidak dapat mencegah putaran yang berlebihan sehingga roket terlihat gagal mendarat ke posisi yang diharapkan, roket berputar dan turun di atas lautan.

Kegagalan pendaratan ini menurut perkiraan sementara karena terjadi kegagalan pada pompa dan fasilitas pendaratan yang terkait.

Pendaratan roket (booster) saat ini dianggap sebagai misi yang tergolong kritis tingkat keselamatan bagi darat (ground safety critical) tetapi bukan sebagai tahapan kerja/misi yang dianggap kritis (mission critical) secara overall.

Untuk kedepannya Elon Musk memperkirakan bahwa perangkat mendarat akan dinaikan anggapan resiko kritisnya sehingga akan diberi tingkat pengaman tambahan, perangkat tambahan ini akan stand-by dan siap pakai otomatis jika perangkat utama gagal.