AQUILA, FACEBOOK PATUNGAN DENGAN AIRBUS

AQUILA, FACEBOOK PATUNGAN DENGAN AIRBUS

27 Jan 2019

FACEBOOK bekerja sama dengan Airbus untuk mengkombinasikan keahlian dari masing-masing perusahaan untuk menyediakan internet (gratis).


Facebook pada 28 Juni 2016 sudah menyelesaikan percobaan terbang bagi drone super lebar yang akan terbang terus menerus di langit menjadi mesin relay atau perantara sinyal bagi lalu lintas internet.

Drone besar ini disebut dengan Facebook Aquila yang merupakan drone percobaan yang memiliki panel surya yang sangat besar (solar-powered drone).

Situs Facebook:
But as big as this milestone is, we still have a lot of work to do. Eventually, our goal is to have a fleet of Aquilas flying together at 60,000 feet, communicating with each other with lasers and staying aloft for months at a time -- something that's never been done before.

To get there, we need to solve some difficult engineering challenges. Here are a few that we're working on.

Drone ini terbang pada tahun 2016 dan dihentikan pada Juni 2018. Tampaknya penghentian tersebut hanya sementara karena Facebook kemudian membangkitkannya kembali dengan partner yang handal, Airbus.


Akhir-akhir ini ternyata drone dari Facebook ini sedang melakukan percobaan baru di Australia bersama dengan Airbus.

Mark Zuckerberg berharap bahwa tugas drone ini bisa dipakai untuk menjadi platform perantara bagi relay internet di ketinggian langit sana dan disebut sebagai High Altitude Platform Systems (HAPS), untuk ujicoba ini masih belum di rilis berita resminya oleh kedua pihak.

Zephyr sendiri adalah produk dari Airbus yang biasanya dipakai untuk keperluan militer dengan sayap yang panjang hingga 25 meter berlapis panel surya untuk terbang tanpa pengisian batre selama sekitar 26 hari.

Facebook awalnya berharap dapat memberikan Free Basics initiative dari pihak swasta dengan penyedian Wi-Fi program secara gratis.