BATU DI BULAN BERASAL DARI BUMI, LAPORAN NASA 25 JANUARI 2019

BATU DI BULAN BERASAL DARI BUMI, LAPORAN NASA 25 JANUARI 2019

26 Jan 2019

NASA baru saja mengeluarkan laporan bahwa sebongkah batu dari perjalanan misi Apollo 14 adalah sebuah batu yang berasal dari Planet Bumi.

 

 Pertanyaan yang mungkin muncul: kenapa oleh-oleh berupa batu yang berat dan dari tempat jauh dibawa pulang kembali ke Bumi?
Ada pertanyaan lebih serius: kenapa batu berusia 4 miliar tahun ini bisa di Bulan?


Setelah memilih oleh-oleh di Bulan, Alan Shepard sebelum pulang balik ke Bumi dia melakukan pukulan golf pertama di Bulan. Alan Shepard kemudian pulang kembali ke Bumi membawa salah satu batu yang saat ini menjadi kontroversi dan menarik secara ilmiah.

Dalam salah satu teori tentang pembentukan bulan, dipercaya bahwa bulan adalah suatu objek yang berbentuk setelah bagian dari objek itu mengalami tabrakan dengan Planet Bumi. Kejadian ini terjadi sekitar 26 miliar tahun yang lalu hingga sekitar 4 miliar tahun yang lalu.


Batuan yang dibawa dari misi Apollo 14 ternyata menjadi salah satu batu paling tua berumur sekitar 4 miliar tahun yang terdapat di bumi saat ini dalam bentuk alami seperti zaman tersebut.

Tantangan muncul dari hasil analisis yang dilakukan oleh Jeremy Bellucci dan Professor Alexander Nemchinyang berasal dari Swedish Museum of Natural History dan dari Curtin University dari  Australia.

Analisis terhadap batuan dari Bulan ini memperlihatkan adanya material yang biasa di Planet Bumi. Analisis dilakukan dari 2 gram fragment dan ternyata sample tersebut terdiri dari quartz, feldspar dan zircon. Semua zat tersebut adalah zat yang sudah biasa ditemukan di Bumi tetapi tidak biasa jika terdapat di Bulan.

Analisis dari sample fragment tersebut memperlihatkan ciri-ciri mineral yang berada dalam bentuk crystallized dan ter-oksidasi. Suatu keadaan yang memang biasa terjadi di Bumi (karena ada oksigen).

Berdasar temuan geologi, bentuk batuan seperti sample fragment tersebut biasanya berada di perut bumi sekitar 20 km dibawah permukaan Bumi.


Dari karakteristik jenis mineral dan jenis bentukan oksidasi mineral yang didapat dari sample tersebut menujukan bahwa batu tersebut idealnya dari Bumi.

Berita dan gambar berasal dari situs NASA.