SAMSUNG DAN FACEBOOK, HARUS ANDA WASPADAI

SAMSUNG DAN FACEBOOK, HARUS ANDA WASPADAI

10 Jan 2019

MATA-MATA saat ini bukan seseorang yang mengikuti anda ke toilet atau bahkan perlu 1 atau 5 orang untuk menguntit anda kemanapun anda pergi.

Mata-mata saat ini ada di kantong baju atau celana anda jika anda tidak cukup jeli memperhatikan apa yang terjadi dengan perangkat yang ada di saku celana anda. Bagaimana dengan Samsung Galaxy 8?


Anda pernah dengar Organisasi Privacy International? PI atau Privacy International adalah organisasi yang tumbuh (lahir) berdasar sumbangan dan berupa organisasi yang khusus bekerja untuk mengeksplorasi hubungan perangkat modern dengan hak asasi manusia.

Privacy International (PI) is a registered charity based in London that works at the intersection of modern technologies and rights.

PI envisions a world in which the right to privacy is protected, respected, and fulfilled. Privacy is essential to the protection of autonomy and human dignity, serving as the foundation upon which other human rights are built. In order for individuals to fully participate in the modern world, developments in law and technologies must strengthen and not undermine the ability to freely enjoy this right.

PI bekerja meneliti bagaimana Hak Asasi sebagai bagian manusia yang perlu dihormati agar terlindungi dari perangkat modern.

Beberapa waktu lalu Mark Zuckerberg pernah ditanya oleh anggota dewan di Amerika terkait apa yang dilakukan oleh Facebook terkait data penggunanya, jika anda pengguna Facebook maka sebaiknya anda mulai berpikir bahwa perangkat itu sebenarnya bisa lebih mengenal anda dibanding orang tua anda.

Berdasar PI, tidak heran jika memang Facebook mengenal anda sangat dekat karena Facebook (FB) memiliki akses data yang banyak terkait anda jika anda pengguna FB, ternyata akses data FB jauh lebih banyak lagi.

PI menyebutkan bahwa jika anda menggunakan Android maka sebetulnya Android anda berbagi data dengan FB.

Key findings

We found that at least 61 percent of apps we tested automatically transfer data to Facebook the moment a user opens the app. This happens whether people have a Facebook account or not, or whether they are logged into Facebook or not.
We also found that some apps routinely send Facebook data that is incredibly detailed and sometimes sensitive. Again, this concerns data of people who are either logged out of Facebook or who do not have a Facebook account.

PI menemukan setidaknya 61% dari apps yang digunakan oleh pengguna ponsel, data tersebut secara otomatis akan diberikan ke FB (jika anda punya, sedang log out atau bahkan jika anda tidak punya FB juga tetap data dikirim ke FB).

Data yang dikirim ke FB adalah data yang sangat detail presisi dan bahkan data tersebut juga bisa berupa data yang sensitif.

Data yang dikirimkan oleh suatu Apps (dalam kasus ini dari Apps KAYAK) maka informasi sangat detail seperti perbandingan harga, info penerbangan yang dicari, kota tujuan dan asal kota, jumlah anggota yang masuk dan jenis tiket yang dibeli.

Data yang didapat oleh FB tidak diketahui persis untuk apa dan bagaimana dampaknya bagi pengguna, hanya saja sebaiknya waspada.

Kenapa anda harus khawatir dengan privacy? Mungkin anda berkata bahwa anda orang yang sangat baik dan tidak peduli jika data anda diambil FB, apakah anda yakin disana atau di tengah perjalanan sewaktu data bocor tidak ada orang jahat?

Bagaimana jika data KTP atau Kartu Kredit anda ternyata disadap orang di tengah perjalanan? Anda yakin tidak akan ada masalah nantinya? Bagaimana dengan anak, istri atau keluarga anda yang lain dan datanya bocor dari anda? Privacy harus terlindungi karena informasi/data pribadi  bisa sangat krusial.