WHATSAPP, INSTAGRAM DAN FACEBOOK MESSENGER AKAN DIGABUNGKAN - APA JUGA ARTINYA?

WHATSAPP, INSTAGRAM DAN FACEBOOK MESSENGER AKAN DIGABUNGKAN - APA JUGA ARTINYA?

26 Jan 2019

PENTOLAN FACEBOOK, Mark Zuckerberg memiliki rencana baru terkait produk terbesar yang saat ini dipegang oleh Facebook.


Mark Zuckerberg sebagaimana yang disebutkan oleh New York Times berencana untuk melakukan integrasi bagi aplikasi tiga produk besar yaitu penggabungan integrasi layanan antara WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger.

The services will continue to operate as stand-alone apps, but their underlying technical infrastructure will be unified, said four people involved in the effort. That will bring together three of the world’s largest messaging networks, which between them have more than 2.6 billion users, allowing people to communicate across the platforms for the first time.

The move has the potential to redefine how billions of people use the apps to connect with one another while strengthening Facebook’s grip on users, raising antitrust, privacy and security questions. It also underscores how Mr. Zuckerberg is imposing his authority over units he once vowed to leave alone.

Pengguna Facebook, WhatApps dan juga Instagram tidak usah khawatir jika penggabungan ini akan merubah format atau aplikasi yang sudah terlanjur diunduh terpisah dan pada login terpisah.

Aplikasi dari setiap layanan tersebut masih tetap akan tersedia secara tersendiri hanya saja integrasi data dan interaksi antara aplikasi akan berada pada satu ketentuan yang sama.

Penggabungan layanan ini berarti juga mempersatukan sekitar 2.6 miliar pengguna aplikasi dan bisa berarti data yang sangat besar.

Saat ini penggabungan aplikasi masih dalam tahap awal, setiap engineer pada ketiga layanan itu sedang melakukan integrasi agar terjadi interface yang halus. Diharapakan integrasi akan selesai pada tahun 2020.

Makna dari penggabungan ini bisa jadi akan super besar dan akan semakin lebih efektif bagi kepentingan perusahaan Facebook.

Sebgai contoh, pengguna dari ketiga aplikasi tersebut bisa jadi satu profile pengguna dan dari satu profile untuk ketiga aplikasi ini akan semakin mudah lagi menayangkan iklan atau tawaran dari Facebook yang lebih cocok bagi pengguna ini.

WhatsApp dan Instagram sesudah dibeli oleh Facebook masih terasa bebas tidak terikat dan tidak terkait gerakan bisnis yang terjadi pada Facebook, setidaknya itu yang dirasakan pengguna. Secara tidak sadar, tawaran iklan yang didapat pada Facebook merupakan hasil pengumpulan data dari berbagai aplikasi.

Sebagai contoh mudah adalah adanya rekomendasi dari Facebook kepada suatu pengguna Instagram lain karena interaksi pengguna tersebut di Instagram. Satu hal ini adalah salah satu contoh integrasi data yang sudah terjadi.