DARK ENERGY BERTAMBAH KUAT DI AKHIR ZAMAN, MENURUT AHLI FISIKA QUANTUM

DARK ENERGY BERTAMBAH KUAT DI AKHIR ZAMAN, MENURUT AHLI FISIKA QUANTUM

4 Feb 2019

DARK ENERGY adalah salah satu misteri terbesar bagi ilmu fisika dan juga bagi manusia untuk mengerti tentang penciptaan alam semesta.


Material dalam bentuk yang kita kenal baik itu tubuh kita sendiri, atom, emas, sepeda, mobil, planet, bintang, laptop makanan atau material yang ada yang bisa diketahui sebetulnya hanya mengandung sekitar 5% dari berat seluruh alam semesta menurut estimasi ilmu Fisika modern yang saat ini diterima.

Menurut estimasi tersebut, ada benda lain dan disebut sebagai Dark Matter sekitar 27%. Dark Matter ini pada prinsipnya sulit dideteksi.

Lantas apa sebetulnya Dark Matter? Dark Matter prinsipnya adalah material di luar angkasa sana yang tidak dapat dideteksi secara kasat mata namun memiliki pengaruh gravitasi yang super besar terbukti dengan adanya beberapa kejadian dimana cahaya berjalan dengan bengkok tetapi tidak diketahui secara visual saat ini karena pengaruh gravitasi dari material seperti apa dan bagaimana bentuknya.

Situs NASA:
What Is Dark Matter?
By fitting a theoretical model of the composition of the universe to the combined set of cosmological observations, scientists have come up with the composition that we described above, ~68% dark energy, ~27% dark matter, ~5% normal matter. What is dark matter?

We are much more certain what dark matter is not than we are what it is. First, it is dark, meaning that it is not in the form of stars and planets that we see. Observations show that there is far too little visible matter in the universe to make up the 27% required by the observations. Second, it is not in the form of dark clouds of normal matter, matter made up of particles called baryons. We know this because we would be able to detect baryonic clouds by their absorption of radiation passing through them. Third, dark matter is not antimatter, because we do not see the unique gamma rays that are produced when antimatter annihilates with matter. Finally, we can rule out large galaxy-sized black holes on the basis of how many gravitational lenses we see. High concentrations of matter bend light passing near them from objects further away, but we do not see enough lensing events to suggest that such objects to make up the required 25% dark matter contribution.

Dark Matter prinsipnya tidak terlihat dan sulit untuk dideteksi, dark matter ini juga bukan anti matter (dimana anti matter dapat menelan materi), dalam anti matter tidak terdapat gamma ray sewaktu benda ini menelan benda lain.

Dark Matter juga bukan material tipis seperti awan atau material tipis di luar angkasa karena material seperti awan gelap memiliki kemampuan menelan radiasi berbeda dengan dark matter.

Tetap saja dengan adanya dark matter ini misteri penciptaan dan besarnya massa dan energi yang terdapat di alam semesta tidak terjawab. Alam semesta mengembang dengan suatu kinerja unik.

Andai saja dibayangkan setelah big bang tercipta menurut teori yang diterima Fisika saat ini, alam mengembang. Dark energy adalah energi yang diasumsikan mengisi ruang antar benda dan energi ini juga yang bergerak membesar diantara setiap benda yang terdapat di luar angkasa.

Prinsip dasar dari dark energy ini adalah energi besar yang tidak terlihat yang memenuhi setiap ruang dan energy ini yang mendorong setiap benda menjauh terutama di luar angkasa.

Eventually theorists came up with three sorts of explanations. Maybe it was a result of a long-discarded version of Einstein's theory of gravity, one that contained what was called a "cosmological constant." Maybe there was some strange kind of energy-fluid that filled space. Maybe there is something wrong with Einstein's theory of gravity and a new theory could include some kind of field that creates this cosmic acceleration. Theorists still don't know what the correct explanation is, but they have given the solution a name. It is called dark energy.

Saat ini berbagai ahli berusaha menangkap dan mendefinisikan lebih jelas terkait dua objek yang tidak jelas ini agar lebih jelas dari semenjak 20 tahun yang ketika dark energy disadari harusnya ada diantara kita. Memang keduanya susah dijelaskan bentuk dan keadaannya.

Pengaruh dari kedua objek ini sangat besar dan salah satunya adalah keadaan pengembangan alam semesta yang saat ini terjadi. Semua ilmuwan yang mengamati luar angkasa dapat merasakan pengembangan alam semesta dengan mudah.

Para ahli baru saja di akhir bulan Januari 2019 mengeluarkan hasil penelitian bahwa Dark Energy bertambah kuat hari demi hari.

Penghitungan kenaikan energi dari dark energy ini didapat dari kinerja quasar yang diamati dari pola energi terkait semenjak 9 miliar tahun yang lalu.

Untuk mendebat hasil ini, sebaiknya mengunduh dan menghitung ulang model matematika uraian dari paper ini dan bisa didapat pada link berikut di NATURE.