IDENTIFIKASI GAS DARI WARNA HELIX NEBULA YANG SELALU MENGAWASI BUMI

IDENTIFIKASI GAS DARI WARNA HELIX NEBULA YANG SELALU MENGAWASI BUMI

16 Feb 2019

HELIX NEBULA (dengan sebutan kode NGC 7293) sesuai namanya adalah suatu objek besar di luar angkasa yang bagian tampilan besarnya terbuat dari gas (bukan benda padat seperti banyak serpihan es atau benda padat batu yang berkumpul seperti kuiper belt).





Objek luar biasa besar ini juga sebetulnya adalah bintang (seperti matahari) yang sedang berjalan menuju kematiannya (bintang pada usia senja hampir mati).

Pada bagian tengah dari bola mata yang melihat kita tersebut adalah titik bintang kecil (dwarf star) yang sedang menunggu kematian, gas yang bersinar adalah gas yang tersusun terutama dari dua zat.

Zat yang merah cenderung terbakar adalah memang bahan bakar dan diidentifikasi merupakan Hidrogen. Sedang yang berwarna biru merupakan bahan gas yang diidentifikasi merupakan Oksigen.

Objek gas bersinar ini ditemukan oleh Karl Ludwig Harding sekitar 1824 dan sebetulnya objek gas menyala ini adalah objek nebula terdekat ke Planet Bumi. Walaupun merupakan gas menyala terdekat tidak mungkin dikunjungi sewaktu libur week-end, nebula ini terletak sekitar 655 tahun cahaya.


Foto diambil dari situs Facebook seorang fotografer profesional luar angkasa dari Australia dan dapat dikunjungi pada situs FB disini.

Untuk referensi lain, Helix Nebula diambil oleh the Spitzer Space Telescope (yang merupakan teleskop Infrared) pada tahun 2007 juga menangkap objek ini dan membantu identifikasi dari susunan kimia dari bintang gas ini.



Mungkin juga Mata Sauron terinspirasi dari objek luar angkasa ini.