LEBAH MENGERTI PERKALIAN DAN TAMBAH BERDASAR PAPER BARU

LEBAH MENGERTI PERKALIAN DAN TAMBAH BERDASAR PAPER BARU

8 Feb 2019

LEBAH terkenal sebagai salah satu hewan yang sebetulnya pintar. Menurut penelitian, lebah memiliki setidaknya 1 juta neuron di dalam sambungan otaknya. Sebagai patokan lain, tikus memiliki sekitar 75 juta neuron dan manusia memiliki sekitar 100 miliar neuron. Jumlah yang sangat berbeda jauh.



Dalam studi terkait lebah, sebelumnya diperkirakan bahwa lebah memiliki kemampuan untuk menarik tali dalam mencari makanan. Lebah juga mampu memberikan pelajaran menarik tali kepada yang lain yang datang belakangan tanpa harus belajar dari nol.





Penelitian pada paper terbaru dari pada ilmuwan Australia memperlihatkan bahwa lebah lebih pintar dari hasil sebelumnya. Lebah diperkirakan mengerti penomoran.

Many animals understand numbers at a basic level for use in essential tasks such as foraging, shoaling, and resource management. However, complex arithmetic operations, such as addition and subtraction, using symbols and/or labeling have only been demonstrated in a limited number of nonhuman vertebrates. We show that honeybees, with a miniature brain, can learn to use blue and yellow as symbolic representations for addition or subtraction. In a free-flying environment, individual bees used this information to solve unfamiliar problems involving adding or subtracting one element from a group of elements. This display of numerosity requires bees to acquire long-term rules and use short-term working memory. Given that honeybees and humans are separated by over 400 million years of evolution, our findings suggest that advanced numerical cognition may be more accessible to nonhuman animals than previously suspected.

Pengaturan makanan adalah hal mendasar yang dimiliki hampir semua hewan tetapi kemampuan mengatur sesuatu berdasar aturan angka dan operasionalnya belum diketahui.

Dalam penelitian yang dilakukan ilmuwan dari Australia, lebah memiliki kemampuan untuk mengurang dan menambah. Ilmuwan ini juga menyimpulkan bahwa operasional matematika seperti penjumlahan, pengurangan dan perkalian bisa jadi sudah dikenal juga oleh hewan hanya dalam bentuk simbol berbeda.

Dalam penelitian ini, lebah diberi warna tertentu dalam memasuki lorong rumah buatan. Di dalam rumah buatan tersebut terkadang diberi warna kuning dan biru.

Dalam lorong rumah tertentu ada warna kuning dan lebah harus menekan tanda untuk mengindikasikan mengurang satu. Jika biru maka harus bertambah satu.


Lebah mempelajari bahwa jika bertemu tanda kuning dan memberikan indikasi pengurangan maka diberi hadiah. Jika diberi warna biru dan memberi indikasi penambahan maka diberi hadiah.



Dari 100 kali percobaan, lebah semakin lama memberikan jawaban yang semakin akurat. Demikian juga lebah-lebah yang lain.

Hasil ini membuat lebah menjadi beberapa hewan yang memiliki kemampuan operasional matematika tambah dan kurang seperti Simpanse, merpati dan laba-laba.

Paper terkait hal ini terdapat di SCIENCE MAG.