NOSTALGIA, OVERVIEW 'PLANET' PLUTO

NOSTALGIA, OVERVIEW 'PLANET' PLUTO

1 Feb 2019

PLUTO bukan planet lagi saat ini dan masih sulit dipercaya melewati masa suram dimana beberapa penggemarnya harus menerima bahwa Pluto bukan planet. Sudah sekitar lebih dari 12 tahun dari semenjak tahun 2006 ditetapkan Pluto bukan sebagai planet.

Masa-masa suram menerima kenyataan tersebut berat walaupun sudah lama berlalu masih terngiang-ngiang di sekolah disebut Pluto adalah planet kesembilan, masa-masa indah manis yang harus dilupakan. Posting ini untuk mengenang Pluto dari dekat.


Foto dari dekat ini didapat dari wahan bernama New Horizon. Pada 14 Juli 2015 wahana ini berhasil mencapai titik terdekat yang mampu dicapai oleh perangkat manusia terhadap Pluto. Jarak 12.5 ribu km itu mampu membuat foto terbaik dari Pluto.

Sebelumnya para astronomer harus puas dengan foto terbaik dari Pluto berupa titik terang dari pantulan matahari putih tidak jelas seperti pada foto bagian bawah.


Keadaan membaik bagi para astronomer karena Hubble memberikan foto dengan resolusi dan gambaran yang lebih baik karena lensa Hubble lebih kuat dari teropong manapun di dunia dan tidak terganggu atmosfer.


Foto dari Hubble untuk Pluto juga masih belum memuaskan sehingga keberhasilan New Horizon mendekati Puto saat itu sangat ditunggu-tunggu para astronomer.


Sesudah mendapatkan sentuhan komputer dan data dari Pluto terkumpul dari New Horizon, penampilan dari Pluto terlihat lebih jelas. Pengumpulan data dilakukan dengan penuh kesabaran karena data yang dikirim oleh New Horizon sekitar 1 kb per detik dan setiap sinyal harus berjalan sekitar 4.5 jam sebelum diterima pihak Bumi.


Gunun, lembah dan warna dari Pluto terlihat lebih menarik dan lebih misterius terkesan dingin dan kosong karena memang diselimuti es dan tidak ada kehidupan.


Menarik juga tampilan Pluto disaat gelap membelakangi matahari dengan lembah dan gunung yang terkesan hitam penuh misteri.