DENDA 1.49 MILIAR EURO BAGI GOOGLE

DENDA 1.49 MILIAR EURO BAGI GOOGLE

23 Mar 2019

UNI EROPA atau EU (Eurpoean Union) baru saja mengeluarkan denda bagi Google karena sistem iklan yang dijalankan oleh Google dianggap tidak adil.


Sebelumnya Facebook terancam terkena denda dengan besaran jumlah sejenis dari Parlemen Inggris karena masalah indikasi pelanggaran privasi dari pengguna platform tersebut.

Google terkena denda dari EU terutama karena membatasi iklan atau platform iklan lain untuk berbagi hasil di area hasil pencarian di halaman Google.

It is not possible for competitors in online search advertising such as Microsoft and Yahoo to sell advertising space in Google's own search engine results pages. Therefore, third-party websites represent an important entry point for these other suppliers of online search advertising intermediation services to grow their business and try to compete with Google.

Pembatasan yang dilakukn oleh Google ini dapat mengurangi daya saing dan kehandalan dari platform tersebut.

Cara kerja tersebut dinilai sangat merugikan kompetitor terutama selama 10 tahun terakhir selama Google menjalankan AdSense, Google AdSense ini yang menjadi andalan Google sewaktu menjalankan bisnis iklan yang dikaitkan ke platform pencarian data Google.

Terkait penerapan penalti ini, jika anda pengguna Android maka anda akan mendapat pilihan mengenai jenis browser yang ingin anda pakai di Androids. Google tidak sepihak memasang Chrome sebelum anda beli.