MODUL BALON BEAM MENJADI HOTEL DI LUAR ANGKASA

MODUL BALON BEAM MENJADI HOTEL DI LUAR ANGKASA

1 Mar 2019

BEAM atau Bigelow Expandable Activity Module adalah modul atau bagian bangunan yang dapat dipergunakan sebagai habitat tempat tinggal atau penyimpanan alat perkakas di luar angkasa sebagai ruang tambahan.
Modul yang dapat dikembangkan (digelembungkan) tersebut (expandable) dibuat oleh perusahaan bernama Bigelow Aerospace, LLC. yang didirikan pada tahun 1999 oleh seorang bernama Robert T. Bigelow  dengan kantor pusat di Las Vegas, Nevada.


Modul luar angkasa ini berbeda dengan modul original ISS (international Space Station) yang menggunakan rangka dan bahan yang berat untuk diangkut roket ke laur angkasa.

BEAM bisa disebut sebagai modul yang ringan dan ringkas karena bisa berukuran kecil sewaktu dibawa dan menggunakan bahan ringan. Secara umum modul yang bisa menggelembung ini mirip dengan kawat penguat yang dipakai oleh ban mobil.


Bigelow Aerospace menggunakan balon untuk modul habitat yang dapat dipakai astronot ini menggunakan bahan yang ternyata selain lebih ringan juga lebih bagus dibanding menggunakan material padat seperti logam.

Bahan utama dari material pembungkus modul ini bernama Vectran yang bisa dibayangkan seperti Kevlar (pelindung rompi peredam peluru - rompi tahan peluru).

Dalam ujicoba yang dilakukan sebelumnya, asteroid kecil yang sedang ngebut di luar angkasa bisa menumbuk kulit ISS dan dapat membuat lubang yang menembus ke bagian dalam, Vectran ternyata dapat menahan dan hanya terjadi penetrasi sekitar 50% dari tebal kulit modul. BEAM dari Bigelow lebih aman dari struktur/kulit ISS yang saat ini dipakai.

Kelebihan lain dari material Vectran adalah kondisi kerusakan yang terjadi, logam sewaktu ditumbuk (micro) asteroid maka pecahan logam dapat terjadi, pecahan logam ini tentu saja berbahaya karena bisa tajam dan bisa berukuran sangat kecil. Vectran tidak akan membuat serpihan logam jika tertumbuk micro-asteroid.

Konsep yang ditawarkan oleh Bigelow terbukti sudah berjalan dengan baik dan ternyata modul terindikasi dapat dipakai lebih lama dari rencana semula.

Selain membuat dan mempelajari BEAM, Bigelow juga terlibat penelitian dan desain yang melibatkan kegiatan ke laur angkasa. Saat ini Bigelow sudah berhasil mencetak sekitar 20 patent dan berhasil meluncurkan 3 prototype roket bersama NASA.

Dengan adanya BEAM maka tambahan ruang di ISS bisa dibuat murah dan jika ada orang biasa yang hendak berlibur ke luar angkasa maka menjadi lebih murah dengan penggunaan material ini. 

Hotel luar angkasa dengan modul BEAM akan menjadi target selfie turis astronot dalam masa yang akan datang.



Perusahaan ini juga saat ini sedang mencari pekerja segara bersemangat tinggi untuk bergabung dan dapat dilihat pada situs websitenya.