PERUSAHAAN STARTUPS MELUNCURKAN KILAT MENYAMBAR, LIGHTNING EBIKE

PERUSAHAAN STARTUPS MELUNCURKAN KILAT MENYAMBAR, LIGHTNING EBIKE

3 Apr 2019

LIGHTING EBIKE bukan nama sepeda listrik yang memiliki nama mapan dan terkenal dengan produk berkualitas. Perusahaan startups ini memang pemain baru. Motor barunya diberi nama Strike.


Perusahaan bernama Lightning ini merupakan perusahaan yang khusus bergerak mengembangkan sepeda listrik yang berlokasi di Silicon Valley. Dalam 7 tahun terakhir perusahaan ini membuat berbagai motor keren. Produk pertama lahir pada tahun 2006 dengan membuat motor eSport pertama dari modifikasi Yamaha.

By 2006, the Lithium battery technology became viable, Lightning converted a former Yamaha R1 race bike to electric. With over 60 horsepower, nearly 70 foot pounds of torque and a top speed of 100 mph this early prototype was fun to ride.

Kinerja motor tersebut sangat hebat dengan 60 HP dan dapat diajak ngebut dengan stabil hingga kecepatan sekitar 160 km/jam.

Perusahaan ini membuat beberapa rekor dengan berbagai wahana otomotif pada tahun berikutnya. Pada tahun 2007 membuat modifikasi mobil hibrid yang pertama kali dapat menempuh jarak hingga 40 mil (64 km), kemudian pada tahun 2008 membuat ATV yang dapat berjalan hingga 40 mil dan memiliki kekuatan hingga 30 HP, sangat hebat untuk ATV listrik.


Perusahaan Lightning ini juga membuat rekor baru untuk sepeda listrik tercepat pada tahun 2009 dengan membuat sepeda listrik yang dapat ngebut hingga 166 mil per jam atau sekitar 267 km/jam.

Sepeda terbaru dari perusahaan ini dibuat dengan sangat nyaman setelah melalui perjalana panjang dan berbagai model produk.


Sepeda motor listrik ini dapat disebut sebagai sepeda motor listrik dengan kemampuan jelajah terjauh saat ini. Sepeda listrik ini dapat diajak jalan hingga jarak sekitar 200 mil atau sekitar 321 km. Sekitar bolak-balik Jakarta Bandung dengan sangat aman tanpa memikirkan kemungkinan habis batre.

Strike offers three battery sizes allowing riders to choose the range which best suits their needs.

10 kWh: 70 – 100 miles highway/city range
15 kWh: 105 -150 miles highway/city range
20 kWh: 150 – 200 miles highway/city range

Untuk ukuran batre terkecil dengan jarak jangka terdekat dapat menggunakan ukuran batre sekitar 10 kWh, cukup untuk berjalan dari Bekasi/Tangerang ke Jakarta (70 mil atau sekitar 112 km) bolak balik dengan perasaan aman tanpa harus isi batre di tengah jalan.

Motor listrik memang saat ini sedang meningkat pesat bahkan motor biasa juga meningkat penjualannya, setidaknya pemakai motor dalam satu tahun terakhir meningkat, setidaknya perempuan saat ini meningkat sekitar 14% untuk memakai motor di dunia. 


Jika diperlukan maka pengguna dapat mengisi batre dengan berbagai pilihan yang akan membuat pengguna nyaman. Pengisian batre dapat dilakukan dengan berbagai pilihan ketersediaan listrik (listrik di Indonesia menggunakan basis 220-240 volt tetapi dapat menggunakan adaftor dan murah untuk dibeli), pilihan isi batre dapat dengan cara isi batre di rumah atau tempat umum (AC) atau dengan isi batre DC.

With the standard CCS (combined charging system) charge port, Strike has the capability of charging at Level 1, Level 2 and Level 3 for maximum charging speed and convenience.

Level 1 – Overnight charge: Plug into any 110v household outlet and wake up everyday to a full charge
Level 2 – 2-3 hours: Charge on-the-go with access to network of 50,000+ J1772 public charging stations across the country
Level 3 – 35 minutes: DC fast charge 100+ miles of riding range in just 20 minutes.

Tiga pilihan ini luar biasa karena pada lokasi lain bisa jadi sudah tersedia input liatrik DC (misal dari setting genset dengan pilihan 100 volt, 220 volt atau DC - jika di Indonesia).


Spesifikasi motor ini tidak akan mengecewakan dan motor ini dapat dibawa ke rumah dengan harga sekitar 13 ribu USD.


Jika ingin memesan maka sebaiknya berkunjung ke situs Ligthning Strike pada link disini.