PAULINA, SAPI KEREN YANG MEMBUAT LA TRUFA (MIRIP PONDOK RUMAH HOBBITS)

PAULINA, SAPI KEREN YANG MEMBUAT LA TRUFA (MIRIP PONDOK RUMAH HOBBITS)

12 Nov 2018

LA TRUFFA bisa berarti The Truffle (sejenis jamur yang tertanam di hutan dan berwarna gelap). Truffle ini tersembunyi dan disukai. Karena sifat tersebut maka rumah yang tertanam sebagian ke dalam tanah ini diberi nama, tentu anda akan suka jika melihat seperti apa isinya.


Rumah indah ini adalah salah satu karya arsitek yang berpadu antara kekuatan alam yang indah, kekuatan bahan bangunan dan kekuatan sapi bernama Paulina.

Paulina bekerja keras membantu ide mimpi indah sekelompok arsitek dari Spanyol untuk membuat rumah yang tersembunyi dan dibuat tertanam kedalam tanah, rumah seperti rumah para Hobbits.


Paulina si sapi cantik ini membuat bantuan dengan membersihkan sebagian dari jerami yang dibuat sebagai bagian rongga dalam pembuatan rumah ini.

Truffle House  ini adalah rumah istirahat yang dibuat di pinggir pantai dan menghadap matahari terbenam, dalam waktu yang pas maka terlihat kelebihan rumah ini. Seketika rumah peristirahatan ini akan terasa hangat dan indah dengan pemandangan yang indah.

Truffle House dikonsep oleh Anton Garcia dan Abril dari Ensamble Studio dan rumah ini memang dibuat menghadap ke posisi yang cantik terletak di Costa De Morte di Spanyol.

Sapi Paulina ini terlibat karena konsep yang dibuat merupakan konsep desain arsitek yang tidak biasa. Dalam pembuatan awal sesudah desain dipastikan selesai maka sebidang tanah digali dan dibuat sekat rongga ruangan dengan bantuan jerami.

Jerami ini yang membuat dinding bergaris indah sesudah rumah selesai, jerami ini juga yang membuat Paulina harus turun tangan.

...Once the concrete cured, the architects removed the earth and carved out apertures using stonecutting machines.

At this stage Ensamble Studio employed a young calf named Paulina to eat the compressed hay occupying the interior of the Truffle. After one year Paulina digested the entire 1,700 cubic feet (50 cu. m) of hay, finally revealing the inhabitable interior of the Truffle — and growing into a full-sized cow weighing over 600 pounds (300 kilograms) in the process. Thus, not only did Paulina ingest all the building’s internal formwork — the formwork was also transformed into an adult cow, insofar as she metabolized this excess building material in order to grow to a mature size. The residue, or the material uncovered from the earth and not devoured by Paulina, is now the architecture.....

Paulina memang berjasa besar dalam membuat persiapan rumah ini agar siap dihuni. Selagi menunggu beton matang keras sempurna, Paulina turun tangan atau lidah menghabiskan jerami tersebut selama 1 tahun (sektiar 50 meter kubik jerami versus 300 kg sapi). Perut kenyang dan rumah indah selesai.




Rumah ini layak menjadi rumah indah favorit walaupun bentuk luar terlihat gelap redup warna beton dan seperti jamur Truffle.


Anda mau mencoba di kampung mungkin dengan seekor Kambing atau Kelinci yang cute?