16 MARET 54 TAHUN LALU, PEGASUS MEMBANTU APOLO MENDETEKSI MICRO ASTEROID

16 MARET 54 TAHUN LALU, PEGASUS MEMBANTU APOLO MENDETEKSI MICRO ASTEROID

16 Mar 2019

PEGASUS seperti pada suatau cerita kartun memiliki sayap panjang besar membentang lebih besar dari badannya dan melayang terbang di angkasa.

Satelit bernama Pegasus ini bukan kuda terbang tanpa tujuan, satelit ini memiliki tugas utama melakukan deteksi termasuk memperkirakan jumlah, kecepatan dan arah gerak asteroid yang diperkirakan hilir mudik di luar angkasa.


Pada foto diatas, model satelit Pegasus dipegang oleh Ann McNairdan didepannya adalah Mary Jo Smithyang merupakan dua srikandi yang terlibat persiapan dan peluncuran Apollo.

Pada tahun 1965, seorang bernama Ann McNair yang lulus sarjana dari jurusan Fisika dan Matematika dari University of Alabama dari Tuscaloosa pada tahun 1958menulis artikel berjudul “Orbital Tracking and Decay Analysis of the Saturn I Flights” .

Mary Jo Smith mendapat gelar sarjana Fisika dari Texas Christian University dan terlibat persiapan dan operasional dari Pegasus meteoroid detection satellites.

Pegasus awalanya merupakan nama dari kuda terbang pada mitologi Yunani dan dalam kasus ini kuda terbang tersebut terbuat dari logam.


Satelit ini berhasil menjalankan tugasnya melakukan deteksi asteroid sehingga perjalanan Apollo aman dari Bumi menuju Bulan.

Detail dari satelit ini terdapat di situs NASA.