MOON CONSTELLATION MISSION, MISI BERUNTUN UNTUK MENJELAJAHI BULAN DAN MARS

MOON CONSTELLATION MISSION, MISI BERUNTUN UNTUK MENJELAJAHI BULAN DAN MARS

28 Feb 2019

MOON CONSTELLATION MISSION merupakan serangkaian misi peluncuran roket dan wahana beserta perangkat yang akan dipakai di Bulan dan mungkin juga untuk ke Mars.


Misi Moon Constellation  akan melibatkan dua roket besar bernama Ares I dan Ares V. Masing-masing dari roket tersebut memiliki tugas berbeda.

Ares I akan membawa manusia (astronot) yang akan mengendalikan roket beserta mendarat di permukaan Bulan.

Ares V akan membawa peralatan seperti wahana kendaraan dan perangkat ujicoba yang akan dipakai di permukaan bulan.

Roket lain mungkin juga dipertimbangkan untuk dipakai dalam misi ke Bulan. Untuk misi ke Bulan yang akan datang beberapa roket diperlukan karena misinya berbeda dengan misi ke Bulan sebelumnya. Roket memiliki banyak keterbatasan beban yang bisa dibawa dan ukuran beban beserta roket juga tidak bisa sangat besar semaunya, hal ini membuat pengiriman ke luar angkasa harus bertahap.

Misi sebelumnya di Bulan hanya sekitar 3 hari di permukaan Bulan, tidak terlalu lama untuk suatu misi yang mahal.

Misi berikutya akan diharapkan menjadi misi berjalan di Bulan hingga sekitar 6 bulan dan periode 6 bulan ini dianggap masa yang termasuk ideal untuk menugaskan manusia di luar angkasa.

Otot dan tulang manusia jika terlalu di luar angkasa akan melemah karena gravitasi di luar angkasa lebih ringan dan membuat otot beserta tulang menjadi tidak sekuat jika di Bumi.

Untuk misi 6 bulan sudah tentu banyak yang harus dibawa dan disiapkan di permukaan Bulan bagi keperluan riset dan bagi keperluan astronot.



Tambahan perangkat yang diperlukan dalam misi ke Bulan yang besar lainnya seperti Orion crew capsule - wahana untuk mengantar astronot ke Bulan dan kemudian kembali ke Bumi, the Earth Departure Stage -  wahana yang akan dipakai untuk masuk ke atmosfer Bumi dan the Altair lunar lander - wahana bernama Altair yang berfungsi untuk menjelajahi Bulan.

Wahana perangkat dan astronot harus dapat mendarat dimana saja di permukaan Bulan, tidak seperti misi sebelumnya dimana titik pendaratan harus terkunci dan tidak bebas. Astronot juga diharapakan dapat tinggal jauh lebih lama di Bulan sehingga perangkat dan keperluan untuk di Bulan akan lebih banyak dibanding misi sebelumnya.

Roket dan konsep yang dipakai di misi ke Bulan ini bisa menjadi pertimbangan untuk dipakai untuk misi berikutnya ke Mars.

Perjalanan ke Mars yang akan datang akan mempertimbangkan juga penggunaan Bulan dan juga ISS (International Space Station) untuk transit sebelum jalan ke Mars.