Gradient Skin

Gradient_Skin

Pages

latest

BULAN MENCIUT DAN SEBETULNYA BERDERAK

BULAN sangat menarik dan menjadi hiasan sekaligus menjadi barang yang diperlukan oleh Planet Bumi dan penduduknya. Tidak heran jika banyak k...

BULAN sangat menarik dan menjadi hiasan sekaligus menjadi barang yang diperlukan oleh Planet Bumi dan penduduknya. Tidak heran jika banyak kepentingan ilmiah yang ingin digali dari Bulan ini baik untuk eksplorasi masa depan dan juga untuk membuat studi bagi keperluan jika  manusia tinggal di Bulan.


Salah satu studi yang dicari adalah untuk mengetahui stabilitas lempeng Bulan, seperti Bumi juga bahwa Bulan memiliki lempengan seperti benua di Bumi. Lempengan ini seperti di Bumi dapat bergerak dan bisa berbahaya jika terjadi gempa.

Bulan juga diketahui memiliki lempengan utama dan dapat bergerak sehingga dapat menimbulkan gempa. Gempa di Bulan disebut sebagai Gempa Bulan (atau Moonquakes).

Pergerakan lempeng ini terutama karena pengaruh temperatur yang diterima Bulan karena Matahari atau karena tertutup Planet Bumi.

Sewaktu tidak terkena sinar matahari maka Bulan bisa mengerut dan ukuran dari Bulan bisa berkurang hingga 100 meter, disaat kontraksi karena tekanan menciut Bulan yang sedang menjadi dingin ini yang membuat lempeng bisa bergerak dan terjadi gempa.

The discovery of young thrust faults on the Moon is evidence of recent tectonic activity, but how recent is unknown. Seismometers at four Apollo landing sites recorded 28 shallow moonquakes between 1969 and 1977. Some of these shallow quakes could be associated with activity on the young faults. However, the epicentre locations of these quakes are poorly constrained. 

Dalam paper yang terakhir diunggah oleh Nature, disebutkan bahwa pengamatan gempa di Bulan sudah dilakukan dari 1969 dan 1977 tetapi detail dari kejadian tersebut dan bagaimana jumlah dari gempa tersebut masih dipelajari hingga saat ini.

Dalam kejadian gempa di Bulan masih belum jelas dimana letak pusat titik gempa. Dari data yang ada diperkirakan bahwa gempa yang terjadi saat ini di Bulan bersumber dari 28 titik dangkal dari lempeng yang cenderung lebih muda.

We found that the epicentres of eight near-surface quakes fall within 30 km of a fault scarp, the distance of the expected strong ground shaking. From an analysis of the timing of these eight events, we found that six occurred when the Moon was less than 15,000 km from the apogee distance. 

Analytical modelling of tidal forces that contribute to the current lunar stress state indicates that seven near-apogee events within 60 km of a fault scarp occur at or near the time of peak compressional stresses, when fault slip events are most likely. We conclude that the proximity of moonquakes to the young thrust faults together with evidence of regolith disturbance and boulder movements on and near the fault scarps strongly suggest the Moon is tectonically active.

Dalam beberapa kejadian gempa yang terjadi, tercatat sekitar 8 kejadian gempa terjadi sewaktu titik apogee dimana Bulan pada lokasi terjauh dari Bumi.

Salah satu hal menarik dari pengamatan ini dapat disimpulkan bahwa Bulan kemungkin memiliki keadaan tektonik yang aktif.

Astronot harus ke Bulan untuk memastikan ini, mari siap-siap,.... to the mooooooooon.