MISIL NUKLIR ICBM BERHASIL DITEMBAK JATUH DALAM PERCOBAAN

MISIL NUKLIR ICBM BERHASIL DITEMBAK JATUH DALAM PERCOBAAN

27 Mar 2019

ICBM atau Intercontinental Ballistic Missile adalah sebutan bagi misil yang membawa hulu ledak nuklir yang ditembakan jarak jauh dan memiliki jarak jelajah hingga antar benua.



Nuklir secara umum memiliki kemungkinan diluncurkan dari berbagai posisi, baik dari daratan suatu benua menuju sasaran daratan lain atau dari suatu kendaraan seperti kapal selam, pesawat pembom atau pesawat tempur khusus.

Salah satu misil pembawa hulu ledak nuklir bisa jadi merupakan misil roket dengan kecepatan tinggi dengan jarak jelajah jauh, Rusia berhasil mengembangkan hal tersebut dan dinamakan dengan kode Avangard.

Amerika untuk menguji coba kemampuan melindungi diri dari serangan misil ICBM baru saja berhasil untuk pertama kali menembak jatuh untuk menggagalkan ICBM jauh sebelum mencapai target.

This test was the first salvo engagement of a threat-representative ICBM target by two Ground Based Interceptors (GBI), which were designated GBI-Lead, and GBI-Trail for the test. The GBI-Lead destroyed the reentry vehicle, as it was designed to do. The GBI-Trail then looked at the resulting debris and remaining objects, and, not finding any other reentry vehicles, selected the next ‘most lethal object’ it could identify, and struck that, precisely as it was designed to do.

The threat-representative ICBM target was launched from the Reagan Test Site on Kwajalein Atoll in the Republic of the Marshall Islands, over 4,000 miles away from the two GBI interceptors, which were launched from Vandenberg Air Force Base, California.

Misil ICBM bohongan diluncurkan secara normal seketika dari Marshal Island di area yang berdekatan dengan percobaan nuklir beberapa dekade lalu.

Mekasnisme pertahanan misil dari militer Amerika mendeteksi adanya peluncuran nuklir dan kemudian misil pemburu yang bertugas secara otomatis menembak jatuh diluncurkan otomatis. Misil ini kemudian berhasil menembak jatuh ICBM secara sukses.

Dalam ancaman sebelumnya perang nuklir hampir terjadi dan muncul Petrov Day, sejenis dengan hal Petrov Day ada juga pahlawan lain yang mencegah terjadinya perang nuklir oleh orang lain yang berjasa besar sejenis bernama Vasili Alexandrovich Arkhipov, dunia saat ini perlu lebih banyak orang seperti mereka.

Kemajuan teknologi militer yang menarik dan rumit, mungkin sistem serupa bisa dipakai untuk melindungi planet ini dari meteor yang bisa mampir tidak diundang?